Tampilkan postingan dengan label Pantangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pantangan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Januari 2016

Cara Mencegah Penyakit Fitsula Ani

Cara Mencegah Penyakit Fitsula Ani,- Fitsula ani adalah luka bernanah/borok yang sulit sembuh di sekitar anus. Fistula ani atau Fistel paraanal adalah saluran yang menyerupai pipa (fistula, latin = pipa). Sering teraba menyerupai pipa/saluran yang mengeras. Saluran ini terbentuk mulai dari dalam anus (anorektal) menembus keluar bokong (perineum). Gejala yang tampak ringan seperti bisul atau luka lecet di bokong.  Awal keluhan biasanya berupa keluarnya cairan yang tidak biasa dari anus (diluar waktu BAB / buang air besar) cairan bisa berupa nanah atau cairan serupa darah, nyeri pada anus, bengkak pada tepi anus yang berulang, gatal pada anus.

Kadang-kadang di dahului dengan keluhan hemoroid /wasir. Sering mengalami abses anal (nanah pada anus) sebelumnya. External opening pada bokong akan terlihat seperti bintik atau bulatan yang memerah, sering disertai rembesan nanah atau darah disekitarnya. Penyebab utamanyaa dalah infeksi dari kelenjar anus (cyptoglandular). Kelenjar ini terdapat di dalam ruang antar otot anus. Bila saluran keluar kelenjar anus ini tertutup maka akan menjadi bisul yang membesar dan menekan ke segala arah membentuk perianal abses. Bisul akan mencari jalan keluar yang akhirnya bermuara ke kulit di sekitar anus membentuk fistula perianal.

Meskipun fistula ani bukan merupakan kondisi yang mengancam jiwa, hal ini dapat menyebabkan komplikasi yang memalukan, seperti inkontinensia et alvi, yang akan mengakibatkan hilangnya kemampuan untuk mengontrol buang air besar. Karena fistula ani tidak dapat disembuhkan tanpa perawatan, pembedahan selalu diperlukan untuk menangani kondisi ini. Cara Mencegah Penyakit Fitsula Ani adalah dengan tidak melakukan seks anal, tidak memasukan benda asing pada area anus, selalu menjaga kebersihan area anus, dan menghindari pantangan makanan untuk penderita fitsula ani. Fitsula ani yang terlambat ditangani akan menyebabkan hal dampak yang fatal untuk kedepannya, kurangnya kesadaran penderita dalam menyembuhkan fitsula ani akan menyebabkan masalah yang serius. Segera atasi penyakit fitsula ani dengan obat-obatan tradisional yang alami agar fitsula ani tidak bertambah parah. 

Obat Herbal Fitsula Ani

 Cara Mencegah Penyakit Fitsula Ani

Jumat, 01 Januari 2016

Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Fitsula Ani

Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Fitsula Ani,- Memiliki penyakit memang pada dasarnya selain melakukan pengobatan juga perlu menjalani pantangan-pantangan jika ingin segera sembuh. Terutama pantangan untuk penderita penyakit fitsula ani yaitu makanana. Perlunya kita mengetahui pantangan makanan apasaja untuk penderita fitsula ani. Fitsula ani merupakan penyakit yang ditandai dengan kelainan saluran pada pembukaan internal saluran anus yang meluas dan terbuka pada kulit dekat anus. Akibatnya, permukaan kulit di sekitar anus terlihat seperti suatu lubang, yang menyebabkan nyeri dan perdarahan seiring dengan pergerakan usus. Nah pentingnya menjaga pantangan makanan agar tidak semakin memperparah penyakit fitsula ani.

Penyebab Munculnya Fitsula Ani :


  • Penyakit Crohn
  • Penyakit menular seksual
  • Trauma
  • TBC
  • Kanker
  • Diverticulitis


Berikut Ini Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Fitsula Ani :


  • Makanan yang sangat asam atau pedas, seperti cuka, cabai, dan merica. Jenis makanan ini dapar merangsang perut dan merusak dinding Fistula Ani.
  • Makanan yang sulit dicerna dan dapat memperlambat pengosongan Fistula Ani. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan peregangan di Fistula Ani yang akhirnya dapat meningkatkan asam Fistula Ani, seperti makanan berlemak, kue tar, coklat, dan keju.
  • Makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan Fistula Ani dapat naik ke kerongkongan, seperti alkohol, coklat, makanan tinggi lemak, dan gorengan.
  • Minuman yang merangsang pengeluaran asam Fistula Ani, seperti kopi, anggur putih, sari buah sitrus, dan susu.
  • Makanan dan minuman yang banyak mengandung gas, seperti sawi, kol, nangka, dan alkohol atau minuman bersoda.
  • Makanan yang terlalu tinggi serat, seperti kedondong dan buah yang dikeringkan.

Nah itulah pantangan makanan yang harus dijauhi oleh penderita fitsula ani jika tidak ingin penyakitnya bertambah parah. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C serta kandungan antioksidan yang tinggi agar fitsula ani dapat segera teratasi. Jangan lupakan pula pola hidup bersih bagi penderita fitsula ani, terutama kebersihan pada organ reproduksi. Karena bakteri dan kuman mudah saja muncul pada tempat yang tidak terjaga kebersihannya.


Pantangan Makanan Untuk Penderita Penyakit Fitsula Ani